BEM Tazkia Bersama SJP Tazkia dan Seluruh Mahasiswa Tazkia Mengeluarkan Pernyataan Sikap Pada Hari HAM Internasional 10 Desemeber 2024 -->

Header Menu


BEM Tazkia Bersama SJP Tazkia dan Seluruh Mahasiswa Tazkia Mengeluarkan Pernyataan Sikap Pada Hari HAM Internasional 10 Desemeber 2024

Nia
Rabu, 11 Desember 2024

 



Sterilnews.com - Seluruh civitas akademisi Tazkia melaksanakan Konsolidasi terkait isu HAM dalam rangka menyikapi hari HAM Internasional. Senin, (9/12)


Dalam agenda konsolidasi tersebut setidaknya ada 2 pokok isi pembahasan diantaranya ialah masalah pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia sampai masalah pelanggaran HAM dan Genosida yang terjadi di belahan dunia. 

Lebih spesifik lagi mahasiswa tazkia membahas terkait penyelesaian HAM berat di masa lalu yang menjadi pekerjaan rumah bagi negara Indonesia dan tidak pernah terselesaikan dari masa ke masa. Mereka juga membahas kejahatan genosida yang dilakukan oleh zionis Israel kepada rakyat Palestina. 


Indra Mahfuzhi Presiden Mahasiswa Institut Tazkia mengungkapkan "HAM bukan hanya hak, akan tetapi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya"


Menanggapi issu tersebut pada tanggal 10 Desember 2024 seluruh civitas akademisi Tazkia sepekat untuk membuat sebuah pernyataan sikap yang tegas, bahwa mahasiswa Tazkia yang tergabung dalam organisasi BEM dan komunitas SJP Tazkia serta segenap Himpunan Mahasiswa  mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menunjukkan komitmen nyata dalam menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang telah lama terbengkalai di Indonesia.


Kami menegaskan pentingnya langkah konkret untuk mengurangi konflik HAM yang berkepanjangan, yang menjadi tantangan besar bagi bangsa ini.


"Pelanggaran HAM berat selalu menjadi PR bagi negara kita, maka tanggung jawab ini harusnya menjadi tugas pemerintah untuk menyelesaikan nya" Indra Mahfuzhi Presiden Mahasiswa Institut Tazkia


Lebih jauh, pernyataan tersebut menekankan urgensi kemerdekaan Palestina dan menyerukan pemberhentian genosida yang terjadi di wilayah tersebut.

Kami menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina adalah bagian dari perjuangan kemanusiaan yang lebih luas, yang harus menjadi perhatian semua pihak.


Muhammad Fauzil Adhim Ketua Umum SJP Tazkia mengungkapkan "Perlu ada dukungan yang lebih dari masyarakat kita dalam mendorong kemerdekaan Palestina."


Sebagai bentuk solidaritas, kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk aktif menggunakan hashtag #ExpelIsraelFromUN di media sosial sebagai bentuk tekanan kepada PBB untuk bertindak tegas. Mari kita tunjukkan bahwa suara kita bersatu dalam mengecam tindakan yang melanggar hak asasi manusia. Saatnya kita bersuara untuk keadilan dan kemanusiaan.


Dengan pernyataan ini, kami seluruh Mahasiswa tazkia berharap bahwa pemerintah akan mendengarkan suarat rakyat dan bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan hak asasi manusia, serta menjadikan kemerdekaan Palestina sebagai prioritas dalam kebijakan luar negeri Indonesia.

Tag Terpopuler